Pangkalpinang,22/6/2026-jejakberitaonline.com-Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Edi Nasapta, mengatakan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak dapat hanya mengandalkan optimalisasi pajak dan retribusi semata.
Menurutnya, lebih penting, bagaimana pemerintah daerah mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, memperluas lapangan kerja.
Meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memastikan, sumber daya alam yang dimiliki daerah memberikan nilai tambah, sebesar-besarnya bagi masyarakat Bangka Belitung.
“Selama ini, banyak daerah terjebak pada pola berpikir bagaimana meningkatkan pajak. Padahal yang seharusnya diperbesar terlebih dahulu adalah kapasitas ekonomi masyarakat,” kata Edi Nasapta, Minggu (21/6/2026).
Dikatakan Edi, ketika pendapatan masyarakat meningkat, maka kemampuan membayar pajak, retribusi, dan melakukan aktivitas ekonomi juga akan meningkat secara otomatis. Dengan kata lain, peningkatan PAD harus diawali dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Salah satu alternatif yang saya pandang sangat strategis adalah penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). BUMD harus diarahkan menjadi instrumen bisnis daerah yang profesional dan produktif. Bukan hanya menjadi perusahaan yang bergantung pada penyertaan modal pemerintah,” harapnya.
Ia menjelaskan, BUMD perlu masuk ke sektor-sektor yang memiliki potensi keuntungan besar dan berkelanjutan seperti hilirisasi pasir kuarsa, pengelolaan pelabuhan dan logistik, industri perikanan, perdagangan komoditas perkebunan, energi, serta sektor pariwisata.
Sehingga, keuntungan yang diperoleh BUMD akan kembali menjadi dividen yang memperkuat APBD, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.***Red)
