Jakarta-jejakaberitaonline.com- Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (Bakuda) Provinsi Babel, Yunan Helmi, menghadiri secara resmi kegiatan Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan VII Tahun 2026. Acara strategis ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang berlangsung di Aula Nagara Dana Raksa, Gedung Radius Prawiro Lantai 1, Jalan Dr. Wahidin Nomor 1, Jakarta Pusat.

Kegiatan yang dikhususkan bagi para pemimpin tinggi daerah dan pejabat pengelola keuangan di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperdalam pemahaman kebijakan nasional, serta memperkuat kapasitas dan kapabilitas para pemangku kebijakan dalam merancang, mengelola, dan mengoptimalkan potensi fiskal serta ekonomi daerah secara berkelanjutan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Kehadiran dua pejabat kunci Pemerintah Provinsi Bangka Belitung ini menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen tinggi daerah dalam menata tata kelola keuangan publik yang semakin profesional, transparan, dan berkualitas, sejalan dengan arahan tegas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang senantiasa menuntut pengelolaan anggaran yang bersih, tepat sasaran, dan mampu mendorong percepatan pembangunan.

Dalam sesi pembukaan dan pemaparan kebijakan, Fery Apriyanto menegaskan bahwa pengelolaan fiskal dan ekonomi adalah urusan nyawa dalam pemerintahan. Menurutnya, kemampuan daerah dalam mengelola keuangan dan menggali potensi ekonomi sangat menentukan keberhasilan mewujudkan visi besar daerah “Babel Berdaya – Berdaya Saing, Berbudaya, dan Sejahtera”.

“Kami datang ke sini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi untuk menyerap langsung arah kebijakan terbaru dari pemerintah pusat, mendapatkan wawasan baru, strategi jitu, dan best practice dari daerah lain yang bisa kami adopsi dan sesuaikan dengan karakteristik daerah kami. Tantangan ekonomi dan keuangan daerah saat ini sangat dinamis dan kompleks, maka pemimpin harus selalu belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar tidak tertinggal,” ujar Fery Apriyanto di sela-sela kegiatan.
Selain mengikuti sesi materi dan diskusi interaktif, Fery Afriyanto dan Yunan Helmi juga memanfaatkan momen pertemuan ini untuk melakukan konsultasi dan pertemuan bilateral dengan jajaran pimpinan DJPK Kemenkeu. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan berbagai hal strategis terkait potensi dan tantangan daerah, serta mengupayakan dukungan dan penajaman regulasi yang berpihak pada pengembangan sektor unggulan Bangka Belitung, seperti sektor energi dan sumber daya mineral, kelautan, pertanian, serta pariwisata.

Kegiatan Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Angkatan VII ini berlangsung selama beberapa hari ke depan, menghadirkan para ahli dan pembicara utama dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta pakar ekonomi dan keuangan negara.

Diharapkan, dengan bekal pemahaman yang utuh dan panduan yang jelas hasil kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin kokoh dalam mengelola rumah tangga keuangannya, semakin mandiri, dan semakin cepat mewujudkan pembangunan daerah yang maju, berkeadilan, dan sejahtera.***Red)

By