Pangkalpinang-jejakberitaonline.com-Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Kementerian Pertahanan RI menggelar Rapat Koordinasi dan Asistensi Potensi Sarana dan Prasarana Laut dan Udara Komponen Pendukung Pertahanan Negara Tahun 2026, di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (15/10/2026).
Rapat dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Babel, instansi vertikal, kepala perangkat daerah, serta perwakilan badan usaha dan pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan persepsi dan mendata potensi sarana prasarana maritim dan kedirgantaraan di Babel untuk mendukung sistem pertahanan negara sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Fery Afriyanto, hadir mewakili Gubernur. Dalam sambutan yang dibacakannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pemetaan aset daerah.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Asistensi dari Ditjen Pothan Kemhan RI. Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi daerah kami dipercaya menjadi salah satu fokus penataan komponen pendukung pertahanan negara,” ujar Sekda Fery.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigjen TNI Wirawan Yanuartono, menjelaskan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai simpul awal inventarisasi potensi wilayah.
“Di sini sebenarnya kita harus menyamakan persepsi terlebih dahulu mengenai apa itu komponen pendukung serta bagaimana keterlibatan pemerintah daerah beserta seluruh komponen di wilayah. Peran pemerintah daerah sangat vital sebagai simpul awal untuk menyiapkan sumber daya nasional yang ada di daerah,” ungkapnya.
Usai acara, Sekda Fery menyampaikan komitmen Pemprov Babel menyambut baik asistensi Kemhan dan menyiapkan laporan potensi daerah secara komprehensif.
“Pemerintah Provinsi Bangka Belitung pada prinsipnya sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui asistensi terkait potensi sarana dan prasarana komponen pendukung pertahanan negara di Provinsi Bangka Belitung,” tutur Fery.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh potensi daerah di Babel dapat terpetakan dan terintegrasi secara optimal demi mendukung pertahanan negara yang tangguh.***Red)
