Pangkalan Baru-jejakberitaonline.com- Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah I, Wahyudi Himawan, secara resmi membuka kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Pangkalan Baru, Rabu (22/7/2026).

Dengan Mengusung tema “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam Serta Pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI)”, pelatihan ini menjadi langkah taktis manajemen sekolah dalam mempersiapkan guru yang tidak hanya mumpuni dalam metode pengajaran, namun juga adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi pendidikan di abad ke-21.

Dalam Pelatihan tersebut diikuti oleh 32 guru SMA N 1 Pangkalan Baru guna meningkatkan kompetensi pedagogis serta literasi digital tenaga pendidik.

Kegiatan Pelatihan IHT tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 22 hingga 23 Juli 2026,IHT tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman para pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna dan mendalam di kelas, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan dasar terkait pemrograman sederhana (koding) dan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar yang inovatif dan efisien.
Dalam kegiatan In House Training (IHT) menghadirkan Narasumber ibu Nur Azizah, M.Pd. dan Bapak Riki Apriansyah serta di hadiri langsung oleh Kacabdin Wilayah I Bapak Wahyudi Himawan .

Dalam sambutannya, Wahyudi Himawan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis SMAN 1 Pangkalan Baru yang proaktif menyiapkan pendidik adaptif terhadap perkembangan pendidikan abad ke-21. Menurutnya, penguasaan metode pembelajaran mendalam dan teknologi kecerdasan buatan menjadi kebutuhan mendesak agar siswa tidak tertinggal arus perubahan zaman.

“Kami berharap para guru dapat menyerap materi ini dengan baik, lalu mengimplementasikannya secara nyata di ruang kelas. Kualitas guru menentukan kualitas hasil belajar siswa,” ujar Wahyudi Himawan

wahyudi Himawan menegaskan bahwa guru tidak boleh kalah melangkah dari perkembangan zaman. “Teknologi bergerak sangat cepat. Melalui IHT ini, kami ingin memastikan para guru memiliki rasa percaya diri dan keterampilan yang mumpuni untuk membawa koding serta AI ke dalam ruang kelas secara bijak,” ujarnya saat membuka acara.

sementara itu Kepala sekolah SMA N 1 Pangkalan Bru ibu Asrobianti dalam sambutannya menegaskan, peningkatan kapasitas ini merupakan prioritas utama agar lulusan SMAN 1 Pangkalan Baru nantinya mampu bersaing dan memiliki bekal keahlian yang relevan dengan tuntutan zaman.
Asrobianti berharap kegiatan ini dapat menyalurkan ilmu yang didapatkan kepada siswa secara optimal demi mencetak generasi yang cerdas, terampil, dan melek teknologi.
Pada sesi pertama IHT Para guru dibekali strategi Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam yang dibawakan narasumber Ibu Nur Azizah, M.Pd. Pendekatan ini mengajak guru mengubah metode ceramah konvensional menjadi pemantik diskusi yang mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan mengalami proses belajar yang menyenangkan (joyful learning).

Memasuki sesi berikutnya, ruang pelatihan berubah menjadi laboratorium digital. Narasumber Bapak Riki Apriansyah yang juga seorang dosen Polman memberikan materi Koding dengan sangat menarik. Para peserta yang merupakan guru mata pelajaran dan BK diajak mempraktikkan langsung dasar-dasar koding. Pengenalan koding ini bertujuan agar guru dapat menularkan kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) dan pemecahan masalah secara sistematis kepada para murid.

kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya andal secara akademis, namun juga mahir memanfaatkan kemajuan teknologi demi kemajuan mutu pendidikan di wilayah binaan. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dan penuh semangat belajar dari seluruh peserta.***Red)

By