Pangkalpinang-jejakberitaonline.com- Narkoba dapat merusak masa depan generasi bangsa, oleh karena itu, kalangan pelajar sebagai penerus bangsa harus diselamatkan dari ancaman bahaya narkoba.

Sumber daya manusia (SDM) berlandaskan ilmu pengetahuan harus terus dibarengi dengan pendidikan moral dan agama,Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak muda ke dalam hal negatif termasuk penyalahgunaan narkoba ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan dengan menanamkan nilai-nilai tersebut akan dapat membedakan mana yang baik dan buruk.

Pemberantasan dan pencegahan narkoba di kalangan Pelajar menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Provinsi kepulauan Bangka Belitung .

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi kepulauan Bangka Belitung Saipul Bakhri saat berbincang bincang dengan awak media ,Jumat(23/1/2026) mengatakan bahwa Dinas Pendidikan akan berkolaborasi dengan BNNP melalui Program IKAN (integrasi Kurikulum Anti Narkoba) di sekolah – sekolah pada Mata Pelajaran, Pendidikan Agama, PKN, Biologi, PJOK, dan Kimia, Pembentukan Saka Anti Narkoba (Kegiatam Pramuka)
Saipul menegaskan melalui program IKAN (integrasi Kurikulum Anti Narkoba) di sekolah nantinya akan mensterilkan lingkungan pendidikan dari pengaruh narkoba ” tegas Saipul

“melalui Mata pelajaran Pendidikan agama siswa nantinya bisa memahami larangan menggunakan barang haram seperti Narkoba selanjutnya agar siswa mengetahui dan memahami bentuk serta wujud dan kadar – kadar yang terkandung dalam Narkoba serta dampak bahayanya kadar kadar yang terkandung dalam Narkoba nantinya melalui mata Pelajaran fisika dan Biologi” terang Saipul

lebih lanjut di katakan Saipul Bakhri bahwa Pengaruh narkoba di lingkungan sekolah sangat merusak dan berdampak serius, baik bagi siswa secara individu maupun ekosistem pendidikan secara keseluruhan. Penyalahgunaan narkoba di sekolah tidak hanya merusak fisik dan mental pelajar, tetapi juga menurunkan kualitas pendidikan dan mengganggu keamanan lingkungan sekolah**Red)

By