Pangkalpinang,29/4/2026-jejaakberitaonline.com-Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung efisiensi dalam penggunaan operasional kendaraan dinas.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Bbel, Pahlivi Syahrun menyikapi kenaikan BBM Non Subsidi mulai berlaku pada 18 April 2026 lalu.

“Untuk kendaraan operasional dinas pejabat terkait, tetap memenuhi ketentuan penggunaan BBM artinya tidak boleh boleh menggunakan subsidi,” ujar Pahlivi.
Ia juga mendorong eksekutif, untuk dapat melakukan langkah penggunaan BBM secara efisien dan efektif.

“Artinya betul-betul dipertimbangkan, diperhitungkan sesuai dengan tugas. Jadi sebelum pelaksanaan tugas itu ada koordinasi antar dinas, apakah misalnya ada berapa dinas yang berkunjung, atau tidak perlu semua dinas bawa mobil,” ucapnya.
Komisi I juga membuka opsi, menggunakan mobil yang lebih irit selama harga BBM Non Subsidi masih tinggi.

“Salah satu ikhtiar menggunakan kendaraan yang lebih irit, artinya tidak menggunakan Pajero ganti mobil yang biasa,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerapkan efisiensi penggunaan kendaraan oprasional. Hal itu menyikapi adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani mengatakan, pihaknya sudah menekankan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan efisiensi.

“Saya dari enam bulan yang lalu sudah mengadakan ini, dari efisiensi pegawai, DL (Dinas Luar), semua, semua saya potong semua. Akhirnya saya mendapat gelar nomor dua tata kelola pemerintahan yang bersih. Nomor satu DKI, dua saya, ketiga Jawa Tengah,” kata Hidayat
Ia menyatakan, perintah Menteri Dalam Negeri pihaknya lakukan terkait efisiensi, dengan slogan uang rakyat kembali ke rakyat.
“Semua proyek kita butuhkan untuk kepentingan rakyat, enggak ada lagi proyek mubazir bangun ini, bangun itu. Semuanya bermanfaat,” katanya.

By